A
 
Optimalisasi Bantuan Hidup Dasar, D3 Keperawatan Solok Berikan Edukasi dan Pelatihan RJP kepada Siswa SMA di Kota Solok
Admin(RMP)
20/10/2026 14:54 WIB
Solok, 20 Oktober 2026 — Program Studi D3 Keperawatan Solok, Poltekkes Kemenkes Padang, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) bertema Optimalisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan sasaran perwakilan siswa dan siswi SMA Negeri 1 Kota Solok, SMA Negeri 2 Kota Solok, dan SMA Negeri 3 Kota Solok beserta guru pendamping. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan, khususnya saat terjadi henti jantung.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai konsep dasar Bantuan Hidup Dasar, pengenalan kondisi henti jantung, serta langkah-langkah pertolongan yang perlu dilakukan ketika menemukan seseorang yang mengalami kondisi tersebut. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali keadaan darurat, meminta bantuan, dan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sesuai prosedur yang diajarkan.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan simulasi praktik RJP menggunakan manekin atau phantom. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok agar dapat mencoba keterampilan secara langsung dengan pendampingan instruktur. Melalui praktik ini, siswa dan siswi memperoleh kesempatan untuk mempelajari tahapan pertolongan pada korban henti jantung, berdiskusi, serta memperbaiki teknik berdasarkan arahan pendamping.

Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai Bantuan Hidup Dasar. Suasana semakin menarik dengan pemberian hadiah kepada peserta yang aktif bertanya maupun mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Sesi ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung.

Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test untuk mengevaluasi pemahaman setelah memperoleh materi dan mengikuti praktik. Pelaksanaan pre-test dan post-test menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat perubahan pemahaman peserta mengenai Bantuan Hidup Dasar.

Melalui kegiatan Pengabmas ini, Program Studi D3 Keperawatan Solok berharap para peserta tidak hanya memahami teori mengenai pertolongan pada kondisi henti jantung, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik sebagai bekal awal menghadapi situasi kegawatdaruratan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Dengan adanya edukasi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bahwa pengetahuan pertolongan pertama merupakan keterampilan penting yang perlu dikenalkan sejak dini. Kolaborasi antara institusi pendidikan kesehatan dan sekolah diharapkan dapat terus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli, tanggap, dan siap menghadapi kondisi darurat.
menghubungi server
Q
test